BANDA ACEH - Berbagai komponen masyarakat Aceh, Sabtu (15/8) memperingati empat tahun kesepakatan damai yang diteken di Helsinki pada 15 Agustus 2005. Seruan dan harapan agar damai berlanjut bergema dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan sepanjang hari kemarin. Di Kota Banda Aceh, ratusan warga yang tergabung dalam komponen masayarakat sipil, mewarnai peringatan empat tahun kesepakatan damai RI-GAM dengan melakukan pawai dari Taman Sari menuju Masjid Raya Baiturrahman. Pawai tersebut selain diikuti para pejalan kaki, juga puluhan pengendara sepeda ontel, becak bahkan mobil yang mengusung spanduk bertemakan pesan-pesan perdamaian.
Perwakilan komponen masyarakata sipil Aceh menyampaikan orasi di halaman Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Mereka menyerukan seluruh komponen masyarakat Aceh untuk terus menjaga dan mengisi perdamaian dengan kegiatan-kegiatan yang akan memperkokoh damai. Kepada Pemerintah Aceh diminta untuk segera menyusun perencanaan pembangunan yang lebih berjangka panjang sebagai cetak biru pembangunan dan perdamaian berkelanjutan di Aceh. “Kepada eksekutif dan legislatif Aceh, agar mempercepat pembuatan Qanun Aceh sebagai aturan pelaksanaan Undang-Undang Pemerintahan Aceh yang bisa menjawab berbagai kebutuhan dan masalah yang ada dalam masyarakat,” kata Koordinator Panitia Peringatan Empat Tahun Perdamaian Aceh, Iqbal Farabi dalam orasinya.
Sedangkan kepada Pemerintah Pusat, komponen masyarakat sipil Aceh mendesak mempercepat pembentukan Perpres, PP, dan Keppres yang dimandatkan oleh Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UU-PA) sebagai aturan pelaksana undang-undang tersebut. “Kepada masyarakat nasional maupun dunia diharapkan untuk terus memantau dan mendukung proses damai Aceh, sehingga implementasi damai Aceh bisa dijadikan pembelajaran bagi seluruh upaya damai di muka bumi ini,” demikian pernyataan bersama yang dibacakan Iqbal Farabi. Peringatan empat tahun perdamaian Aceh yang berlangsung di Banda Aceh dihadiri pejabat sipil dan militer serta tokoh-tokoh masyarakat.
Acara yang digelar oleh Konsorsium Aceh Baru dan didukung sepenuhnya oleh Usaid - Serasi diahdiri seribuan peserta dari berbagai daerah, dan ini merupakan hal yang pertama sekali dilakukan dalam memperingati perdamaian di Aceh yang kini memasuki usia 4 tahun, agar perdamaian yang telah ada saat ini terus terjaga sepanjang masa.
0 comments:
Post a Comment